Pandangan Islam terhadap air liur Anjing

Pandangan Islam terhadap air liur Anjing.  Kita pasti sudah mendengar bahwa air liur, jilatan anjing termasuk najis, kenapa demikian ? hal ini berkaitan dengan sabda Rasulullah shallahu alaihi wasallam. Dari Abu Hurairah Rhadiyallahu Anhu, Rasulullah bersabda :

"Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali". (HR.Muslim)

hadis lain menjelaskan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu Anhu, berkata Rasulullah alahi wasallam bersabda :

"cara mensuci bejana (wadah) salah seorang di antara kalian jika dijilat anjing adalah dengan cara mencucinya sebanyak tujuh kali dan yang pertama dengan tanah." (HR. Muslim)

Dua hadis di atas telah menjelaskan kepada kita akan pentingnya membuang apa yang terdapat dalam bejana/wadah yang telah dijilat oleh anjing, begitu juga pentingnya membersihkan bejana tersebut dengan  mencucinya sebanyak tujuh kali dan salah satunya dengan debu atau tanah.
Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia. Penjelasan ini di sampaikan Persatuan Doktor kesehatan anak di Munich-jerman, mengungkapkan bahwa air liur anjing mengandung berbagai kuman penyebab penyakit. Bakteria tersebut dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui sistem terbuka

'siapa yang memegang anjing, maka pahala amal (ibadah)nya setiap hari akan berkurang satu qirath, kecuali anjing penjaga atau anjing peliharaan." (HR. Al Bukhari dan Muslim)

nah, di dalam hadis di atas menjelaskan bahwa cara membasuh bekas jilatan liur anjing dengan tanah sebanyak tujuh kali, kenapa demikian ?

berikut penjelasan ilmiahnya. :
  1. dalam sebuah forum tentang kesehatan umum para dokter mengmukakan rahasia kenapa harus tanah tidak bahan lainnya. Dalam forum tersebut, dijelaskan sebagai berikut :
    "Hikmah tujuh kali basuhan yang salah satunya dengan tanah dalam menghilangkan najis jilatan anjinf adalah bahwa virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air ilur anjing yang mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini, tanah berperan sebagai penyerab mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah"
  2. secara ilmiah, tanah mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman. Menurut para dokter, ilmu kedokteran modern telah menetapkan bahwa tanah mengandung dua materi yaitu tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian beberapa kuman.
  3.  beberapan dokter penelitian dahulu memperkirakan bahwa tanah kuburan mengandung kuman-kuman tertentu yang berasal dari bangkai-bangkai mayat yang dikubur. Namun sekarang, eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Demikianlah yang dilansir oleh himpunan dokter ahli.
  4. para dokter mengemukakan, alasan penggunaan tanah dalam menghilangkan najis ini, dan mengapa membasuh dengan air saja tidak cukup untuk menghilangkannya. Menurut mereka, kenapa harus dibasuh dengan tanah ? Alasannya, karena virus penyebab penyakit akan mencapai puncaknya dalam ukuran kecil.
inlah mengapa air liur anjing hanya bisa di hilangkan dengan tanah, bukan hanya karena sebuah pembuktian ilmiah, akan tetapi sebuah hikmah dan kebenaran sabda tiap Rasulullah yang bisa di jelaskan dengan teori logis, Subhanallah...
kita bisa melihat Rasulullah sudah menisyaratkan melalui hadis bahwa basuhlah air liur anjing dengan tanah. padahal di zaman Rasulullah, pengetahuan medis masih terbatas..

wallahu a'lam...

edited : cendekia
referensi :
-http://realism-youth.blogspot.com/2013/11/fakta-ilmiah-air-liur-anjing-najis.html
-https://www.islampos.com/bagaimana-membersihkan-liur-anjing-37068/
-https://putrahermanto.wordpress.com/2011/04/24/alasan-mengapa-air-liur-anjing-najis-dan-harus-dicuci-dengan-tanah/


Previous
Next Post »

silahkan berkomentar :
* Gunakan bahasa yang baik dan benar
* dilarang keras menyinggung Suku Agama, Ras dan Antar golongan
* Tidak untuk spam, link aktif, dan iklan produk
* berkomentar relevan dengan artikel yang di bahas
* komentar di moderasi penuh oleh admin
EmoticonEmoticon