Hadits Bukhari No 262 Arab terjemahan

Hadits Bukhari No 262 Arab Terjemahan. Kumpulan Hadits Sahih Al Bukhari.

Sahih Bukhari adalah kumpulan hadits yang disusun oleh Imam Muhammad al-Bukhari. Koleksinya diakui oleh mayoritas dunia Muslim yang menjadi koleksi paling otentik (sahih) dari sunnah Rasulullah shalallallahu alaihi wasallam.

Follow Us : Cendekia Ulung _ berfikir, beramal, berkarya.
Google Follower

Nama Buku : Sahih al-Bukhari
Penyusun : Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju'fiy Al Bukhari
Nama Kitab : Kitab mandi
Judul bab : siapa yang memakai wewangian lalu mandi namun aromaya masih tersisah
No. Hadits : No 262
terjemahan : Indonesian - English

HR. Bukhari || No.262


صحيح البخاري
كتاب الغسل

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ فَذَكَرْتُ لَهَا قَوْلَ ابْنِ عُمَرَ مَا أُحِبُّ أَنْ أُصْبِحَ، مُحْرِمًا أَنْضَخُ طِيبًا‏.‏ فَقَالَتْ عَائِشَةُ أَنَا طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ طَافَ فِي نِسَائِهِ ثُمَّ أَصْبَحَ مُحْرِمًا‏.‏

terjemahan Indonesia :

Telah menceritakan kepada kami [Abu AN-Nu'man] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Ibrahim bin Muhammad bin Al Muntasyir] dari [bapaknya]: "Aku bertanya kepada ['Aisyah radliallahu 'anhu] lalu aku ceritakan tentang ucapan Ibnu 'Umar radliallahu 'anhu yang mengatakan: "aku tidak suka bila berpakaian ihram juga memakai wewangian". Maka 'Aisyah radliallahu 'anhu berkata,: "Sungguh aku pernah memberikan wewangian kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. lalu Beliau mendatangi isteri-isterinya. Kemudian Beliau mengenakan pakain ihram"

Translation :

Narrated Muhammad bin Al-Muntathir:
on the authority of his father that he had asked `Aisha about the saying of Ibn `Umar (i.e. he did not like to be a Muhrim while the smell of scent was still coming from his body). `Aisha said, "I scented Allah's Messenger (ﷺ) and he went round (had sexual intercourse with) all his wives, and in the morning he was Muhrim (after taking a bath)."
Previous
Next Post »

silahkan berkomentar :
* Gunakan bahasa yang baik dan benar
* dilarang keras menyinggung Suku Agama, Ras dan Antar golongan
* Tidak untuk spam, link aktif, dan iklan produk
* berkomentar relevan dengan artikel yang di bahas
* komentar di moderasi penuh oleh admin
EmoticonEmoticon